Hubungan Internasional (Short Intro)

Posting Komentar
Konten [Tutup]

Ilustrasi, Sumber: AP Photo
Pada pergantian abad Ke 19-20 (XIX-XX) umat manusia telah memasuki era baru perkembangannya – era imperialisme. Perkembangan kapitalisme, konsolidasi dan pencarian pasar baru untuk penjualan produk dan pengolahan sumber daya memaksa seseorang untuk melihat dunia di sekitarnya dengan perspektif baru. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, munculnya sarana komunikasi dan transportasi baru, semua ini berkontribusi pada lompatan industri ke depan, hal ini mendorong beberapa negara ke posisi pertama dan meninggalkan yang lain di belakang. 

Penyebab Krisis Dalam Hubungan Internasional

Pada paruh kedua abad ke-19, peta politik dunia berubah secara signifikan. Jerman Italia dan Jepang bersatu dalam sebuah aliansi yang disebut Poros. Selain itu runtuhnya Kesultanan Utsmaniyah berlanjut, akibatnya Bulgaria, Rumania, dan Serbia memperoleh kemerdekaan. 

Pada awal abad ke-20, negara dengan militer kuat (Superpower) membagi sebagian besar Afrika dan Asia, baik mengubah wilayah ini menjadi koloni mereka, atau menempatkan mereka dalam ketergantungan ekonomi dan politik pada diri mereka sendiri. Konflik dan kolonialisme menyebabkan memburuknya hubungan internasional. 

Kebangkitan nasionalisme. Pembentukan negara bangsa (nation-state) berlanjut di Balkan; hal ini ditentang oleh kekaisaran  Ustmaniayh dan Austria-Hongaria. 

Di negara-negara Eropa, situasi  akan adanya perang terasa; oleh karena itu negara-negara berusaha untuk mencari sekutu dalam perang yang akan datang. Pada akhir abad ke-19, Triple Alliance dibentuk , yang meliputi Jerman, Austria-Hongaria dan Italia.

Momen Penting Dalam Perkembangannya

1891 - Terbentuknya dual Aliliance disebut juga Franco-Russian Alliance  (Persekutuan Prancis-Rusia)

1904 - Pembentukan aliansi antara Prancis dan Inggris, yang disebut Entente .

1904-1905 - Perang Rusia-Jepang. Rusia dikalahkan.

1907 - Rusia bergabung dengan Entente. Akhirnya, dua blok militer-politik yang kuat terbentuk, yaitu Entente dan Triple Alliance.

1908-1909 - Krisis Bosnia. Austria-Hongaria mencaplok Bosnia dan Herzegovina

1912-1913 - Perang Balkan. Negara-negara Balkan berperang melawan Kesultanan Utsmaniyah dan menang. Albania memperoleh kemerdekaan. Kemudian Bulgaria, dengan dukungan Triple Alliance, bertarung dengan Serbia, yang didukung oleh Rusia, dan bekas sekutu lainnya dalam koalisi anti-Turki. Perang Balkan dianggap sebagai awal dari Perang Dunia Pertama. 
iRScholar
“When diplomacy ends, War begins.”

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter